Skuad Argentina Piala Dunia 2026 sudah resmi dirilis! Pelatih Lionel Scaloni mengumumkan daftar sementara berisi 55 pemain melalui situs resmi AFA (Asociación del Fútbol Argentino) pada 11 Mei 2026. Nama yang paling ditunggu-tunggu? Tentu saja Lionel Messi sang kapten sekaligus legenda hidup yang dipastikan masuk dalam daftar. Di usia 38 tahun, ini kemungkinan besar menjadi Piala Dunia keenam sekaligus terakhir dalam karier sang maestro.
Tapi ada kejutan besar juga: Paulo Dybala tidak dipanggil, meski sebelumnya jadi pahlawan di Qatar 2022. Dari 55 nama ini, Scaloni akan memangkas hingga tersisa 26 pemain final yang akan membawa Argentina mempertahankan gelar juara bertahan mereka. Semua datanya ada di sini lengkap, akurat, dan sudah diperbarui.
Fakta Cepat: Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Sebelum masuk ke daftar pemain, ini gambaran singkat tim nasional Argentina tahun ini:
- Pelatih: Lionel Scaloni
- Konfederasi: CONMEBOL
- Status di Piala Dunia 2026: Juara Bertahan (Juara Qatar 2022)
- Grup: Grup J
- Lawan di Grup J: Aljazair, Austria, Yordania
- Laga pertama: vs Aljazair, 12 Juni 2026
- Jumlah pemain dipanggil (sementara): 55 nama
- Skuad final: 26 pemain (deadline FIFA: 2 Juni 2026)
- Piala Dunia digelar di: Amerika Serikat, Kanada, Meksiko
Argentina datang sebagai juara bertahan dan salah satu kandidat terkuat untuk juara kembali.
Daftar Pemain Argentina Piala Dunia 2026 (Skuad Sementara Resmi)
Berikut nama-nama pemain yang masuk dalam panggilan Scaloni, dikelompokkan berdasarkan posisi:
Kiper (Penjaga Gawang Argentina)
| Nama Pemain | Klub | Caps |
|---|---|---|
| Emiliano Martínez | (klub terkini) | 59 |
| Gerónimo Rulli | — | 7 |
| Juan Musso | — | 3 |
| Walter Benítez | — | 1 |
| Facundo Cambeses | — | 1 |
| Santiago Beltrán | — | Debutan |
Emiliano Martínez — atau akrab disapa “Dibu” — adalah kiper utama yang tak terbantahkan. Penampilan heroiknya saat Argentina juara di Qatar 2022 membuatnya jadi salah satu kiper terbaik di dunia. Dengan 59 caps, ia adalah tembok terakhir yang paling diandalkan Scaloni.
Bek (Pemain Bertahan Argentina)
| Nama Pemain | Klub | Keterangan |
|---|---|---|
| Cristian Romero | Tottenham Hotspur | Bek tengah utama |
| Lisandro Martínez | Manchester United | Bek tengah kunci |
| Nicolás Otamendi | — | Veteran berpengalaman |
| Germán Pezzella | — | Juara Qatar 2022 |
| Nicolás Tagliafico | — | Bek kiri andalan |
| Nahuel Molina | — | Bek kanan dinamis |
| Gonzalo Montiel | — | Penendang penalti penentu Qatar 2022 |
| Marcos Acuña | — | Bek kiri senior |
| Zaid Romero | Getafe | Debutan |
| + pemain bek lainnya | — | Dalam seleksi |
Pemain bek Brasil bukan hanya soal bertahan — bek Argentina juga dituntut aktif membangun serangan. Cristian Romero adalah pemimpin pertahanan yang agresif dan berani, sementara Lisandro Martínez dikenal dengan kemampuan duel udara dan kepercayaan dirinya membawa bola dari belakang. Keduanya jadi tulang punggung lini belakang Albiceleste.
Catatan: Marcos Acuña dan beberapa bek senior masuk daftar sementara namun persaingan sangat ketat untuk 26 slot final.
Gelandang (Lini Tengah)
| Nama Pemain | Klub | Peran |
|---|---|---|
| Enzo Fernández | Chelsea | Gelandang box-to-box |
| Alexis Mac Allister | Liverpool | Gelandang tengah kreatif |
| Rodrigo De Paul | — | Gelandang bertahan-serang |
| Leandro Paredes | — | Pengatur ritme |
| Guido Rodríguez | — | Gelandang bertahan |
| Thiago Almada | — | Gelandang dinamis |
| Exequiel Palacios | — | Pemain energik |
| Nicolás Paz | — | Talenta muda menjanjikan |
| Emiliano Buendía | — | Kreator serangan |
| Valentín Barco | — | Wajah baru |
| Milton Delgado | — | Debutan |
| Nicolás Capaldo | Hamburg | Debutan di usia 27 |
Lini tengah Argentina adalah salah satu yang paling kompetitif di dunia. Enzo Fernández membawa kreativitas dan stamina luar biasa dari Chelsea. Alexis Mac Allister menjadi mesin permainan Liverpool yang juga efektif untuk timnas. Keduanya membentuk kombinasi mematikan di jantung lapangan.
Penyerang (Lini Depan Argentina)
| Nama Pemain | Klub | Caps |
|---|---|---|
| Lionel Messi | Inter Miami | — |
| Lautaro Martínez | Inter Milan | 75 |
| Julián Álvarez | Atlético Madrid | 51 |
| Nicolás González | — | 50 |
| Alejandro Garnacho | Chelsea | 8 |
| Franco Mastantuono | Real Madrid | 4 |
| Gianluca Prestianni | Benfica | 1 |
| Claudio Echeverri | Girona | Baru |
| Santiago Castro | — | Baru |
| Tomás Aranda | — | Baru |
| Mateo Pellegrino | Parma | Debutan |
| Matías Soulé | — | Baru |
Lini depan Argentina adalah yang paling dalam dan berbahaya di turnamen ini. Dengan Messi, Lautaro, Julián Álvarez, dan generasi baru seperti Garnacho dan Mastantuono, Scaloni punya amunisi lebih dari cukup.
Pemain Bintang Argentina 2026 yang Wajib Kamu Perhatikan
1. Lionel Messi — Legenda Terakhir Berdiri
Tidak ada kata lain selain luar biasa. Lionel Messi di usia 38 tahun masih dipanggil Scaloni — dan ini bukan keputusan sentimental. Messi masih pemain paling berpengaruh di timnas Argentina, baik sebagai pencetak gol maupun pengatur permainan. Di Qatar 2022, ia menjadi top skor dan pemain terbaik turnamen sekaligus mengangkat trofi yang sudah dinantikan sepanjang hidupnya. Di Piala Dunia 2026, momen ini bisa menjadi penutup karier internasional paling epik dalam sejarah sepak bola.
2. Lautaro Martínez — Mesin Gol yang Tidak Pernah Berhenti
Lautaro Martínez adalah striker nomor satu Argentina saat ini. Dengan 75 caps dan rekor gol yang terus bertambah bersama Inter Milan, ia adalah predator kotak penalti yang paling ditakuti lawan. Di kancah internasional, ia selalu menjawab kepercayaan Scaloni dengan gol-gol penting di saat yang tepat.
3. Julián Álvarez — Si Pekerja Keras yang Menggigit
Bersama Atlético Madrid, Julián Álvarez membuktikan dirinya bukan sekadar pelapis Messi. Ia adalah striker total yang tekun, cepat, dan memiliki insting gol tajam. Di Qatar 2022, ia mencetak 4 gol termasuk di semifinal melawan Kroasia. Ekspektasi terhadapnya sangat tinggi di Piala Dunia 2026.
4. Enzo Fernández — Gelandang Generasi Baru
Enzo Fernández adalah salah satu gelandang paling dicari di dunia saat ini. Pemain Chelsea ini memiliki kombinasi visi bermain, teknik, dan stamina yang langka. Ia adalah jembatan antara lini tengah dan depan Argentina — tanpanya, ritme permainan Tim Tango terasa berbeda.
5. Alejandro Garnacho — Kejutan Muda yang Berbahaya
Pemain berusia muda yang kini membela Chelsea ini punya kecepatan dan kemampuan dribbling yang eksplosif. Alejandro Garnacho adalah wildcard Argentina — ketika masuk dari bangku cadangan, ia bisa mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan menit.
6. Franco Mastantuono — Masa Depan Argentina Ada di Sini
Di usia 18 tahun, Franco Mastantuono sudah bermain untuk Real Madrid dan dipanggil timnas. Ini bukan kebetulan. Ia adalah talenta generasi selanjutnya yang Scaloni ingin perkenalkan ke panggung dunia sedini mungkin.
Kejutan dan Kontroversi Seleksi Scaloni
Siapa yang Tidak Dipanggil?
Keputusan paling mengejutkan dalam seleksi Scaloni adalah absennya beberapa nama yang selama ini diasosiasikan erat dengan Argentina:
- Paulo Dybala — Tidak dipanggil, padahal masih aktif bersama AS Roma. Ia tercatat tidak lagi memperkuat timnas sejak 2024. Ini tampaknya menjadi sinyal berakhirnya masa baktinya untuk Argentina.
- Angel Di María — Sudah resmi pensiun dari tim nasional setelah Qatar 2022.
- Franco Armani, Papu Gómez, Angel Correa, Juan Foyth — Para pahlawan Qatar 2022 yang tidak masuk daftar sementara.
Kontroversi Prestianni
Gianluca Prestianni dari Benfica dipanggil meski sedang menjalani sanksi global FIFA akibat insiden rasial di level klub. Jika masuk skuad final, ia dipastikan absen di dua laga pertama fase grup (vs Aljazair dan Austria). Keputusan Scaloni memanggil Prestianni menimbulkan pro-kontra di media Argentina dan internasional.
Wajah Baru yang Menarik Perhatian
- Nicolás Capaldo (Hamburg) — Panggilan internasional perdana di usia 27 tahun
- Zaid Romero (Getafe) — Bek debutan dengan profil menarik
- Mateo Pellegrino (Parma) — Penyerang muda yang mulai unjuk gigi di Serie A
Jadwal Pertandingan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Argentina tergabung di Grup J bersama tiga lawan yang berbeda karakter:
| Tanggal | Lawan | Babak |
|---|---|---|
| 12 Juni 2026 | Aljazair | Grup J |
| 17 Juni 2026 | Austria | Grup J |
| 22 Juni 2026 | Yordania | Grup J |
- Aljazair — Lawan paling menantang di grup. Tim Afrika yang punya tradisi kuat dan bermain kolektif.
- Austria — Tim Eropa yang solid dan terorganisir. Jangan anggap remeh.
- Yordania — Lawan paling ringan di atas kertas, tapi setiap tim di Piala Dunia selalu punya motivasi ekstra.
Dengan kualitas skuad yang ada, Argentina diharapkan lolos fase grup dengan mulus dan fokus persiapan untuk babak gugur.
Profil Pelatih: Lionel Scaloni
Lionel Scaloni adalah arsitek di balik kebangkitan Argentina. Mantan bek kanan yang tidak terlalu menonjol saat masih aktif bermain ini justru menjadi pelatih luar biasa yang mengubah wajah timnas Argentina sepenuhnya.
Di bawah asuhan Scaloni, Argentina berhasil:
- Juara Copa América 2021 (mengakhiri puasa gelar 28 tahun)
- Juara Finalissima 2022 (mengalahkan Italia)
- Juara Piala Dunia 2022 (gelar ketiga Argentina, pertama sejak 1986)
Scaloni dikenal fleksibel secara taktis, pintar membaca pertandingan, dan mampu memaksimalkan kualitas individu dalam sistem kolektif yang kuat. Ia juga terpilih sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2022.
Peluang Argentina Juara Piala Dunia 2026
Argentina datang sebagai juara bertahan — sebuah tekanan sekaligus motivasi luar biasa. Kekuatan mereka ada di beberapa aspek kunci:
Kelebihan:
- Pengalaman juara yang masih segar di kepala pemain inti
- Kedalaman skuad yang luar biasa di semua lini
- Pelatih terbukti yang paham cara memenangkan turnamen
- Messi sebagai faktor X yang selalu bisa mengubah situasi
Tantangan:
- Usia rata-rata skuad yang mulai menua
- Tekanan sebagai juara bertahan di setiap pertandingan
- Beberapa pemain kunci dari Qatar 2022 sudah pensiun atau tidak dipanggil
- Persaingan dari Prancis, Brasil, Inggris, dan Jerman yang sama-sama kuat
Secara keseluruhan, Argentina adalah salah satu dari tiga atau empat tim yang paling realistis untuk keluar sebagai juara di Amerika Utara.
Kesimpulan
Skuad Argentina Piala Dunia 2026 menampilkan kombinasi yang matang antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda berbakat. Dengan Lionel Messi memimpin, Lautaro dan Julián Álvarez memimpin lini depan, serta Enzo Fernández menguasai lini tengah, Argentina punya senjata yang lebih dari cukup untuk mempertahankan gelar.
Satu hal pasti: menyaksikan Messi di Piala Dunia untuk terakhir kalinya adalah momen yang tidak ingin dilewatkan siapa pun. Apakah Argentina bisa menorehkan sejarah juara back-to-back? Jawabannya dimulai 12 Juni 2026.